Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional)

Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional)

Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional) - Diare atau mencret (bahasa kasar) atau diarrhea (bahasa Inggris) merupakan sebuah penyakit yang berpusat pada sistem saluran cerna, dapat menyebabkan kematian apabila tidak diberi perawatan sedini mungkin. Seseorang dikatakan diare bila dalam 24 jam (sehari) frekuensi BAB melebihi tiga kali dengan bentuk feses atau tinja yang cair. Balita harus mendapat penanganan medis bila terkena diare, karena pada tahun 2004 lebih dari 1,5 juta orang yang menderita diare mengalami kematian, kebanyakan adalah balita. 

Penyebab diare cukup banyak. Konsumsi makanan pedas, asam, dan bercampur santan sekaligus secara bersamaan tidak jarang mengakibatkan diare karena usus kaget dan tidak siap menyerap semuanya, otomatis terjadi ketidak optimalan proses penyerapan cairan yang seharusnya menjadi feses normal berbentuk padat, alhasil terjadilah diare. Alkohol juga menjadi penyebab diare paling banyak, terutama di negara asing. 

Gejala diare yang biasanya ditemukan adalah terus menerus melakukan buang air besar yang mana sebelumnya ataupun ketika diare selalui disertai rasa mulas berkepanjangan. Dehidrasi, mual, dan muntah juga sering terjadi. Gejala lain yang dirasakan pasien (meskipun jarang) adalah pegal di bagian punggung, dan perut mengeluarkan suara-suara.

Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional)

Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional)
Cara Menyembuhkan Diare Secara Alami (Tradisional)


Obat Diare Tradisional


Apabila diare masih tergolong ringan atau biasa, bukan kronis, langkah penanggulangan bisa dengan perbanyak minum untuk mengganti cairan yang hilang, karena biasanya diare menyebabkan pasien dehidrasi. Ada baiknya bila dicampur dengan elektrolit untuk menyumbangkan garam dan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Pemberian oralit dan tablet zinc sudah menyelamatkan lebih dari 50 juta jiwa anak dalam 25 tahun terakhir. Jika di daerah Anda cukup sulit untuk mendapatkan oralit bubuk, buatlah oralit dari bahan-bahan alami berikut.

Bahan pembuatan oralit:

Segelas (200 ml) seukuran belimbing air matang
2 sendok teh gula pasir
1/2 sedok teh garam dapur

Ketiga bahan dicampur menjadi satu dan aduk untuk melarutkan garam dan gula, kemudian berikan pada pasien diare, jika Anda yang menderita silahkan diminum langsung.

Ketentuan atau aturan atau dosis dalam meminum obat adalah sebagai berikut: 

Usia kurang dari 1 tahun diberikan obat setelah 3 jam diketahui mengalami diare sebanyak 1 1/2 gelas, dilanjutkan pemberian setelah BAB sebanyak 1/2 gelas.
Usia antara 1 - 4 tahun diberikan obat setelah 3 jam diketahui diare sebanyak 3 gelas, diberikan kembali setelah BAB dengan takaran 1 gelas.
Usia antara 5 - 12 tahun diberikan 6 gelas obat setelah 3 jam diketahui diare, kemudian 1 1/2 gelas setelah BAB.
Pada orang dewasa, butuh 12 gelas obat diare setelah 3 jam diketahui, dan 5 gelas pemberian obat sehabis BAB.

Adapun obat diare tradisional yang sudah banyak membantu pasien terbebas dari masalah BAB berlebih. Sebelum minum obat tradisional, alangkah baiknya Anda mengetahui jenis diare apa yang Anda alami, apakah itu akut atau kronis. Jika diare akut, mengonsumsi obat-obatan diare herbal tidak terlalu masalah.

Berikut ini terdapat banyak obat diare tradisional yang harus Anda pilih salah satu, jangan berganti-ganti sebelum ada reaksi dari dalam.

1 Daun Kayu Putih 

Bahan: 

6 - 10 gram daun kayu putih kering
2 gelas air tawar

Pengolahan:

Didihkan 2 gelas air, kemudian masukkan daun kayu putih kering.
Tunggu hingga air tersisa 1 gelas, minum 1 hari 1 gelas rutin sampai diare sembuh.

2 Daun Sendok

Bahan: 

30 gram daun sendok segar
3 gelas air

Pengolahan:

Rebus daun sendok segar bersama 3 gelas air.
Tunggu air rebusan mendidih dan tersisa 1 gelas.
Minum sehari 2 kali masing-masing 1/2 gelas.

3 Daun Prasman

Bahan:

Daun prasman secukupnya
1 gelas air panas

Pengolahan:

Seduh daun prasman dalam segelas air panas, tunggu beberapa saat sembari diaduk.
Saring airnya, minum air sehari sekali.

4 Daun Kesumba Keling

Bahan:

1/2 genggam daun kesumba keling
2 gelas air

Pemakaian:

Bersihkan kotoran pada kesumba keling (proses pencucian).
Rebus daun kesumba keling bersama 2 gelas air hingga tersisa 1 1/2 gelas.
Air rebusan untuk diminum sehari 2 kali dengan pembagian rata.
Ketika ingin diminum, tambahkan madu seperlunya hingga terasa sedikit manis

5 Daun Komfrey

Bahan:

4 lembar daun komfrey segar
4 gelas air
Garam halus

Pemakaian 1:

  • Lusuhkan atau lemaskan daun komfrey dengan garam, setelah itu dicuci.
  • Makan sehari 2 kali sebagai lalap sayur, bisa juga dikunyah tanpa nasi.

Pemakaian 2:

  • Tuangkan 1 1/2 gelas air dalam blender.
  • Masukkan daun komfrey yang sudah bersih ke dalamnya, blender hingga halus.
  • Saring air dan minum sari daun komfrey sebagai obat sehari 2 kali.

Pemakaian 3:

  • Daun komfrey segar direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih.
  • Angkat ketika air tersisa 3 gelas.
  • Saring air dan minum sebanyak 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

6 Bubuk Kulit Kayu Manis

Bahan:

1 1/2 gram bubuk kulit kayu manis
Air panas secukupnya

Pembuatan:

Seduh bubuk kulit kayu manis di dalam air panas, kemudian saring airnya.
Tunggu dingin, minum sehari 2 kali masing-masing 1 gelas.

7 Tanaman Anting-anting 

Bahan:

40 gram tanaman anting-anting kering
2 gelas air matang

Pembuatan:

Cuci bersih tanaman anting-anting, rebus bersama 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
Seusai mendidih, minum obat diare tradisional ini 2 kali sehari masing0masing 1/2 gelas.

8 Rimpang Empu Kunyit

Bahan:

1/2 jari tangan rimpang empu kunyit segar
1 sendok teh kapur sirih
1 gelas air

Penggunaan:

Potong-potong tipis rimpang empu kunyit, sehabis itu rebus bersama 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas.
Tuangkan1 sendok teh air kapur sirih ke dalam rebusan tadi, aduk hingga tercampur.
Ketika dingin, saring airnya dan minum sehari 3 kali masing-masing 1/2 gelas.

9 Akar Jeruk Nipis

Bahan:

2 - 4 potong akar jeruk nipis
6 gelas air

Penggunaan:

Cuci akar jeruk nipis bila ada kotoran yang menempel.
Rebus bahan dalam 6 gelas air sampai menyisakan 4 gelas.
Tunggu dingin, minum airnya tiap sore hari.

9 obat diare tradisional di atas disebabkan oleh faktor selain masuk angin dan udara dingin. Bila Anda mengalami diare karena kedua faktor tersebut, gunakan obat tersebut untuk mengatasi diare akibat masuk angin, udara dingin, dll.

10 Akar Bayam Duri

Bahan:

30 gram akar bayam duri segar
15 gram gula enau
1 gelas air

Pembikinan:

Cuci akar bayam duri hingga bersih, lanjutkan dengan proses perebusan dengan1 gelas air bersama gula enau.
Angkat ketika air di dalam panci tersisa 1/2 gelas.
Biarkan dingin, barulah minum airnya sebelum makan rutin selama 3 hari masing-masng 1/2 gelas per hari.

11 Biji Buah Makasar

Bahan:

25 - 50 butir biji buah makasar
1/2 gelas air larutan gula pasir

Pembikinan:

Giling atau tumbuk buji buah makasar sampai halus, kemudian masukkan ke dalam kapsul (beli di apotek).
Minum kapsul obat diare ini dengan 1/2 gelas air larutan gula pasir sebanyak 1 kali sehari per 1 kapsul.

13 Tanaman Jengger Ayam

Bahan:

10 - 15 gram tanaman jengger ayam
4 gelas air

Pengerjaan:

Cuci tanaman jengger ayam, kemudian rebus dalam 4 gelas air.
Ketika mendidih, angkat saat air sudah tersisa 2 gelas.
Saring airnya, minum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas hingga diare sembuh ketika ramuan sudah dingin.

14 Daun Ki Tajam (Dilarang bagi ibu hamil)

Bahan:

1 genggam daun ki tajam segar
5 gelas air

Pengerjaan:

Rebus bahan dalam 5 gelas air sampai tersisa 3 gelas.
Tunggu dingin, saring airnya dan minum3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

15 Tanaman Baru Cina

Bahan:

10 - 30 gram tanaman baru cina
1 jari jahe
6 gelas air

Cara mengatasi diare:

Rebus semua bahan ke dalam air sampai tersisa 3 gelas.
Tunggu dingin, saring airnya dan minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

16 Rimpang Kunci Pepet 

Bahan:

10 gram rimpang kunci pepet segar
1 gelas air

Cara mengatasi mencret:

Potong-potong rimpang kunci pepet, kemudian rebus bersama 1 gelas air selama 15 menit.
Ketika sudah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.

17 Tanaman Kasingat

Bahan:

10 - 20 gram tanaman kasingat kering
4 gelas air

Cara mengobati diare:

Rebus bahan tersebut bersama 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas air.
Setelah dingin, saring air dan minum ramuan obat diare herbal ini 2 kali sehari masing-masing 1 gelas.

18 Bunga Knop

Bahan:

10 kuntum bunga knop segar
1 sloki arak kuning

Cara menyembuhkan diare:

Rebus kuntum bunga knop dalam 1 sloki arak kuning, kemudian minum airnya.
Lakukan rutin hingga diare sembuh.

Itulah daftar obat diare tradisional yang bisa Anda berikan pada penderita diare, atau mungkin Anda sendiri penderitanya. Dosis tidak boleh berlebihan, haruslah mengikuti resep yang sudah ada. Resep tersebut didapat langsung dari orang yang sudah ahli dan telah lama melakukan pengobatan secara tradisional.

Makanan Untuk Mengatasi Diare


Mungkin Anda sadar bahwa hampir semua bahan obat diare tradisional di atas cukup sulit ditemukan, apalagi jika Anda bertempat tinggal di daerah perkotaan yang jauh dari tanaman ataupun tumbuhan obat. Juga terlebih mengingat zaman yang semakin modern, untuk apa meracik obat yang sulit.

Sah-sah saja bila Anda mengatakan atau berpikiran demikian, tetapi setiap orang punya pandangan dan selera berbeda. Mungkin orang yang tinggai dl daerah pedesaan lebih yakin pada obat herbal ketimbang obat pabrik. Lain halnya dengan penduduk kota yang lebih memilih obat pabrik.

Oleh sebab itu, jika Anda memang ingin sembuh dari diare tanpa minum obat pabrik, tetapi juga tidak mau meracik salah satu obat yang sudah disebutkan di atas karena bahannya sulit dicari. Alternatif penyembuhan terakhir adalah konsumsi makanan (buah, sayur, dlsb) yang dapat mengatasi diare.

1 Buah Pisang


Pisang memang baik untuk menjaga kesehatan fungsi saluran cerna manusia, karena itu dokter menyarankan orang yang sedang diterpa masalah diare untuk perbanyak makan pisang. Kandungan potassium tinggi di dalam pisang dapat mengganti elektrolit yang mungkin sudah hilang karena diare.

Dikatakan sebagai pilihan yang bagus karena tekstur buah ini sangat lembut sehingga mudah dicerna. Selain membantu memelihara sistem pencernaan, pisang juga termasuk dalam makanan penambah darah yang cocok bagi penderita anemia.

2 Nasi Putih dan Kentang Tumbuk

Kedua makanan ini tidak banyak mengandung serat, sehingga mudah dicerna sekaligus diserap oleh usus. Ketika makan, jangan campurkan maupun tambahkan makanan lain, terutama yang mengandung lemak tinggi, sebab berpotensi pada kram usus.

3 Yoghurt

Susu fermentasi rasa asam bercampur kecut yang menjadi minuman favorit penduduk Eropa ini termasuk sebagai produk yang dapat menyehatkan saluran pencernaan. 

Banyak yang tidak menganjurkan produk diary dikonsumsi semasa diare akut, tetapi tidak untuk yoghurt. Konsumsilah yoghurt yang mengandung Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium bidiful. Kedua kultur aktif tersebut adalah proiotik dimana membantu menyeimbangkan bakteri di dalam saluran pencernaan.

4 Saus Apel


Apel menjadi sumber pektin yang mana secara luas diproduksi menjadi makanan ataupun obat-obatan, sama halnya dengan buah pisang. Tetapi, kandungan serat tinggi serta tekstur apel yang cukup kasar akan semakin mengganggu sistem usus yang sedang lemah.

Oleh sebab itu, mengolah apel menjadi saus apel adalah solusi yang tepat. Dengan memasak apel, Anda akan membuatnya menjadi lebih mudah untuk dicerna oleh sistem, sehingga terpasoklah zat pektin, gula, dan gizi lain yang terdapat di dalamnya.

5  Teh Herbal


Ada dua jenis teh herbal yang dapat meredakan diare:
Teh Peppermint. Peppermint dapat menenangkan sekaligus meregangkan otot-otot pada saluran pencernaan, seperti saluran usus, sehingga mengurangi kejang. 
Teh Chamomile. Chamomile lebih cocok jika diberikan pada tubuh saat diare sedang sering-seringnya. Chamomile memberikan efek menenangkan pada usus-usus yang sedang kejang, juga menurunkan risiko terhadap serangan radang usus.

Mempercepat Proses Pemulihan Diare (Mencret)


Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Maksudnya, Anda tidak diperkenankan untuk minum air saja, melainkan harus dipadukan dengan elektrolit agar terjadi keseimbangan. Jika tidak, tak jarang berujung fatal (keracunan air) karena terjadi ketidakseimbangan elektrolit.
Makan seperti biasa, tetapi lebih sering dan porsi harus dikurangi. Frekuensi atau jadwal makan harus teratur, dan ketika makan atau minum pastikan agar tidak terlalu cepat (perlahan saja).
Cairan intravenous: terkadang, anak-anak yang mengalami dehidrasi butuh bantuan cairan intravenous. 
Terapi rehidrasi oral: Minum air gula atau garam, yang dapat diserap oleh usus.
Upayakan dan utamakan kebersihan tubuh, terutama saluran cerna karena diare adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan.

Meskipun diare merupakan penyakit yang mudah disembuhkan, tetapi tidak wajar apabila Anda memandang remeh gangguan kesehatan ini. Melihat banyaknya kasus kematian ‘hanya’ dikarenkan diare, sudah seharusnya Anda lebih waspada. Kenapa?

Karena, diare bisa memicu penyakit yang lebih serius lainnya, seperti disentri (buang air besar disertai darah), kolera atau botulisme. Penyakit lebih serius yang mana tidak selalu ditandai atau digejalai dengan diare adalah apendistis atau radang usus yang mana penyakit ini juga dapat merenggut nyawa pasien jika tidak segera ditanggulangi.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter
Posted by aris miranto, Published at 13.20
Copyright © 2013 Tips kesehatan terbaru | ARIS MIRANTO